sumber : puskompublik_dephub,13/03/2008
![]()
Sayangnya, Budiman enggan menyebutkan berapa nilai kontrak pembuatan sayap A380 itu. Alasannya, menurut dia, sudah ada kesepakatan antara perusahaannya dengan Airbus untuk tidak mempublikasi nilai kontrak. Ditegaskan Budiman, PT DI saat ini sangat serius untuk bersaing dalam pasar global. ”Walaupun tidak ada perpanjangan kontrak dari Airbus, kami tidak khawatir. Karena, kami yakin dengan kualitas produk,” tegasnya, seraya mengatakan bahwa saat ini, perusahaan peraih penghargaan ”Best Performance Supplier 07” dari Spirit Aerosystems (Europe) Ltd, Inggris, tersebut, juga tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan penerbangan Korea.
Menhub menambahkan, kerja sama dengan Airbus sendiri telah terjalin selama kurun enam tahun. Yaitu dimulai ketika dirinya masih memimpin PT DI. ”Kebetulan, waktu itu (PT DI) masih saya yang pegang,” kata Menhub sambil tersenyum menutup pembicaraan dengan wartawan sore itu. (DS)
DIarsipkan di bawah: Penerbangan, aircraft, airport, atc, aviation, bandara, pesawat terbang, transportasi
















