Alhamdulillah, hampir saja

Posted: 3 September, 2007 in Artikel, berita, Cerita, Feature, hari ini, Indonesia, macam-macam, Pengalaman

Cerita ini bermula ketika saya sedang antri dalam pengambilan gaji hari ini. Ketika selesai menandatangani slip gaji, tiba-tiba HP saya berdering.

“Halo, Assalamu alaikum”, jawab saya.

“Selamat, Anda memenangkan Undian yang kami adakan. Anda Pemenang Pertama dengan hadiah 8 juta Rupiah plus Pulsa Gratis”, terdengar suara di HP saya.

“Baguslah”, kata saya.

“Apakah anda punya rekening?”, tanyanya.

“Ada, Di Muamalat”, balasku.

“Berapa no Rek Bapak?, akan kami tuntun dari sini”

“22 atau 211”, saya lupa/ragu (dalam benak saya).

Pada saat saya ingat dan akan mengatakan no rek saya tiba-tiba terdengar suara adzan Dzuhur.

“Lagi Adzan, saya shalat dulu”, kata saya

“Nanti akan saya hubungi lagi ya?”, katanya.

Percakapanpun terputus. Dan saya Shalat Dzuhur.

Pada saat saya jalan ke Masjid dekat kantor, teringat  dan sadar bahwa kenapa tadi saya hampir mengatakan no rek? Sudah banyak orang yang tertipu dengan kasus serupa. Kenapa saya  lupa dengan musibah yang sudah menimpa banyak orang?

Alhamdulillah, Allah menjauhkan musibah ini dengan adanya Azdan Dzuhur.

Alhamdulillah, hampir saja saya kehilangan uang yang ada di rekening saya, jumlahnya tak seberapa tapi itu untuk keperluan anak-anak.

 Kepada NO HP : +6285971164301 segeralah anda tobat, jangan lagi merugikan orang lain. Semoga Allah mengampuni dosa Anda.

Ya Allah, Lindungi Hambamu.

Thank You Allah.

Komentar
  1. almascatie mengatakan:

    alhamdlillah azan telah menggagalkan niat orang itu🙂
    btw. sampe hari ini orang2 kayak gitu masih berkeliaran yah, dengan cara2 dan motif yang samah.. ckckkckck

    *salam kenal mas*

  2. haysnaidra mengatakan:

    alhamdulillah… ternyata mas julfan masih dilindungi oleh Allah…
    saya sering di sms atau ditelpon orang tidak dikenal yg isinya macem2… ada yg bilang saya menang undian (wakakakakkk… masalahnya om, saya ‘gak pernah ikut undian kok bisa menang), ada juga yg bilang ada keluarga yg kecelakaan perlu uang untuk biaya operasi (pas ditelpon sih emang hpnya mati, tetapi kebetulan telpon ke keluarga yg nemenin ternyata sehat2 saja, dan telpon sengaja dimatikan karena ada permintaan dari providernya untuk perbaikan jaringan… weks kapan-kapan pihak provider kerajinan mau telpon pelanggan begitu… hati2 dah), de el el…
    walaupun sekarang udah ada ketentuan untuk mendaftar nomor hp beserta profile ke provider ternyata masih saja banyak penipuan…
    … salam kenal juga buat mas @julfan…

  3. [irwan] mengatakan:

    Alhamdulillah, Allah menyayangi umatnya yang shaleh.

    Saya juga sering menerima sms penipuan seperti itu. Yang terakhir, dua hari yang lalu saya dapat surat dari sebuah perusahaan yang menjual alat-alat elektronik inovatif.

    Alamat surat tertulis dari Surabaya, namun cap pos dari Jogja. Perusahaan tsb tertulis beralamat di Surabaya.

    Mereka menyatakan saya mendapat hadiah dalam rangka bulan kemerdekaan atau bulan ramadhan saya lupa, suratnya sudah saya buang.

    Saya dinyatakan mendapat satu unit televisi dan diharap datang ke kantornya yang di Jogja. Saya ingat tempat itu dan dulu saya pernah tertipu oleh toko tersebut. Saya tidak menanggapi surat itu dan langsung membuangnya.

    Yang saya heran dari mana mereka mendapatkan nama dan alamat kami? Lalu kami ingat, nama dan alamat saya pernah dimuat di koran yang memberitakan motor saya yang hilang 2 minggu yang lalu. Mungkin mereka ambil dari situ.

    Urang yang baru kena musibah, mau ditipu pula.

  4. dianhapsari mengatakan:

    Salam kenal….
    Allah masih mencintaimu Mas Julfan…
    Semoga engkau selalu dalam cinta kasih_Nya…
    Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s