(IBSN) Bersyukur dan Berdoa

Posted: 7 Maret, 2009 in aktivitas kerja, Artikel, faruq dan Ali, Feature, hari ini, IBSN, Indonesia, macam-macam, Medan, Pengalaman, tentang saya
Tag:, ,

“Biarkan saja mereka, nanti juga mereka akan meninggalkan kita. Nimati saja. Suatu saat kita akan merindukan saat ini”, kata Bunda Faruq. (kutipan sehari-hari di rumah). Dialog ini ditujukan buat saya ketika kesal atau marah kepada anak-anak di rumah. Saya menjadi malu jika teringat apa yang dikatakan oleh istri.

Saya bangga melihat mereka. Kalau dibandingkan dengan senior-seniornya, memang mereka masih tampak “norak”, tidak percaya diri, serba ragu-ragu dan takut-takut. Namun dibalik wajah-wajah “kampung” itu, saya melihat proyeksi masa depan mereka yang cukup cerah. Saya melihat wajah-wajah pemimpin dunia penerbangan masa depan di wajah-wajah mereka, dan itu membuat saya bangga. Sebagai dosen di STPI, saya bangga, karena suatu saat kelak saya pasti akan dapat menunjuk salah satu pemimpin dunia penerbangan di negeri ini sambil berkata “Dia adalah muridku, yang dulu waktu masuk STPI tampangnya jelek.” Insyaallah. kutipan dari http://wisnudarjonotu.blogspot.com/2007/09/taruna-baru.html. Beliau adalah salah seorang dosen ketika saya masih mengikuti pendidikan di Curug dulu.

Banyak sekali, mungkin (mudah-mudahan tidak, red) kita semua merasa tidak nyaman dengan kondisi yang sedang dialami. Saya menuliskan postingan ini terinspirasi dari kehidupan sehari-hari sebagai pembelajaran di kala kesabaran itu mulai menjauh dari genggaman.

Prolog di atas mengingatkan saya bahwa apa yang kita anggap masalah  pada saat ini, suatu saat itu bisa menjadi kenangan yang ingin kita ulangi (kita tidak akan mendapatkan kesempatan kedua).   Katanya nikmati saja proses yang kita hadapi sekarang ini, ternyata itu tidaklah  mudah.

Anak-anak, keluarga, pekerjaan, dan pergaulan sehari-hari semua itu dalam membuat kita tidak nyaman jika kita masih menganggapnya sebagai masalah. Mungkin itulah yang terjadi pada diri saya. Mudah-mudahan ini salah.

Kenapa ada kutipan kedua?

Kutipan ini diambil pada saat blogwalking ke blog dosen saya (pak Wisnu), saya tertarik sekali dengan artikel beliau tentang taruna baru di STPI Curug. Hal ini sangat memberi motivasi bagi saya sendiri, sebagai pengajar di ATKP Medan saja mengharapkan agar anak didik kelak di suatu saat akan membanggakan dunia penerbangan Indonesia. Mereka yang selama ini belum apa-apa, suatu saat akan menjadi pembuat keputusan di dunia penerbangan, khususnya Keselamatan Penerbangan Indonesia. Amiin.

Bagi Taruna?  cuma untuk mengingatkan bahwa  mereka akan mengalami  perjuangan yang  tidak mudah, apalagi saat ini sedang ujian,  mudah-mudahan akan mendapatkan motivasi yang tinggi. Seperti kata pepatah ” bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”. Tentu mereka tidak lupa dengan lagu yang selalu mereka  nyanyikan pada saat baris, ” Tidak kembali pulang sebelum kita yang menang…”.  Ayo semangat, jangan lupa berusaha, berdoa dan selalu berserah diri kepada-Nya.  Ingat bahwa kita ada perjanjian (kontrak, red) !!!!!!

Masih teringat beberapa waktu lalu, sangat sibuk sekali. Mulai dari mengajar, menjadi Penyelenggara ATC Refresher Training, Ikutan ATC Instructor Coaching serta Ujian Perpanjangan License untuk Senior Air Traffic Controller. Semua berjalan dengan baik, walaupun ada beberapa yang harus diperbaiki. Ujian License dapat dilalui dengan baik, namun karena pada saat itu belum medical check-up (karena sibuk, red) akhirnya Licencenya masih di Direktorat Manajemen Lalu Lintas Penerbangan. Barulah seminggu kemudian mengikuti General Medical Check-Up di salah satu Laboratorium Klinik di kota Medan. Sudah lama tak “medek” , kesempatan untuk mengetahui kesehatan. Jujur saja, saya termasuk yang “tidak suka” berobat. Jadi “medek” ini dengan penuh “keterpaksaan”.

Alhamdulillah, beberapa hari kemudian hasil “medek”, eh medical check-upnya kami terima dan hasilnya saya masih sehat, Thanks God. Ternyata Allah masih memberikan kesehatan kepada saya. Mudah-mudahan dengan kesehatan ini saya mampu menjalankan amanah yang diberikan.

medeck1

Suatu saat, saya akan merindukan saat ini. Saya berdoa agar Allah memudahkan segala urusan kami sekeluarga.

By the way, kami sedang menunggu kelahiran putra/putri kami yang ketiga, doakan ya agar lancar-lancar saja.

Thanks God, jadikan kami menjadi hamba-Mu yang bersyukur.

Komentar
  1. hmcahyo mengatakan:

    salam Bang… lama gak kemari… gimana kabarnya… semoga semuanya selalu sehat-2 dan dalam naungan ALlah SWT

    salam dari malang😀

  2. langitjiwa mengatakan:

    selamat malam,sobat
    sdh lama aku tdk berkunjung blogmu ini.

    salamku

  3. admin Web mengatakan:

    salam web,
    asslm,salam hangat dari Website Prodi Penerangan Aeronautika, STPI, telah dipublish http://www.ais-id.org sebagai salah satu syarat kelulusan Tar(i) PA angk.6, mengundang para senior untuk dapat berkunjung ke situs kami. semoga dapat dijadikan alat mempererat tali silaturahmi, berbagi ilmu dan pengalaman. kamu tunggu tulisannya.
    salam takzim dari barak taruni
    Admin web AIS
    Tar(i) Ayu Rahayu PA6

  4. julfan mengatakan:

    buat web http://www.ais-id.org saya acungi jempot.
    sudah cukup bagus.

  5. julfan mengatakan:

    koreksi, bukan jempot melainkan jempol.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s